PENGARUH KANDANG PADA HASIL TERNAKAN

Tren burung lovebird hingga saat ini masih tertuju pada lutino mata merah, albino, blorok dan jenis lovebird pastel lainnya. Saat ini hampir sebagian pecinta burung lebih tertarik dan berminat dengan jenis burung lovebird yang mempunyai warna eksotik ini. Karena itu saat ini banyak pecinta burung lovebird yang ikut di dunia breeding dan mengikuti tren budidaya burung lovebird yang memiliki warna eksotik.  Misalnya saja adalah Tjung Efendi (Tangerang). Tjung Efendi saat ini mulai ikut terjun dalam bisnis penangkaran lovebird akan tetapi dia juga masih sering mengikuti lomba-lomba yang diselenggarakan.

Dalam menjalakan bisnisnya Tjung tidak sembrono dan main-main, dia menggelutinya dengan serius dan sungguh-sungguh. Hasilnya saat ini sudah ada 100 lebih pasangan induk lovebird di penangkarannya. Seratus pasang burung tersebut dia letakkan di kandang yang berbeda-beda sesuai dengan warna dan corak bulu burung tersebut. Hal ini dapat disimpulkan bahwa burung-burung tersebut ada yang termasuk burung jenis untuk lombaan dan ada pula yang termasuk jenis burung hias.

Penangkaran burung lovebird ini,  Tjung memakai dua jenis kandang, yaitu kandang koloni (menampung beberapa ekor burung) dan kandang battery-soliter (hanya menampung 1 pasangan induk).

Di dalam dua rumah terdapat beberapa ukuran  kandang koloni yang berdeba-beda. Setiap kandang diisi dengan aneka macam burung yang berbeda corak dan warnanya. Kandang-kandang  ini juga dipakai untuk menghasilkan lovebird dengan warna dan coraknya. warna tersebut mulai dari lutino, blorok, albino, hingga pastel kuning, violet, dan warna standar lainnya.

Sedangkan kandang battery-soliter dipakai untuk menghasilkan warna-warna eksotik, contohnya lutino dan silangan antara blorok (pied) dan lutino. Pemakaian kandang battery-soliter agak rumit dan sulit untuk penangkar pemula, terutama dalam proses penjodohan. Akan tetapi penjodohan dalam kandang ini harus tetap dilakuakn karena jika dilakukan penjodohan dikandang koloni karena kita tidak bisa memaksa lovebird blorok memilih lovebird yang lutino.

 Kandang battery lovebird, burung, lovebird, pakan burung, jual burung

Kandang battery-soliter untuk mencetak lutino dan silangan lutino-blorok.

Supaya burung mendapat sinar matahari yang cukup, selain itu untuk menjaga kesehatan burung secara keseluruhan, maka bagian-bagian tertentu seperti atap ditutup fiber tembus pandang. Sirkulasi udara dibuat sedemikian rupa sehingga burung merasa nyaman dan tidak kepanasan.

Penangkaran dengan menggunakanmodel kandang koloni lebih mudah digunakan hal ini karena Burung bisa mencari dan menemukan pasangan masing-masing sesuai dengan yang diinginkan burung lovebird tersebut. Jika burung sudah benar-benar berjodoh, pasangan indukan dipindahkan ke kandang battery-soliter,” ujar  Tjung.

Biasanya, dia memanen anakan pada umur 2 minggu atau lebih, karena anakan burung tersebut sudah melalui btas kritis. Anakan yang telah dipanen ditempatkan dalam boks khusus sampai anakan burung tersebut mulai bisa makan sendiri, atau sekitar umur 1,5 bulan.

Sumber: http://omkicau.com/2013/05/30/tjung-efendi-tangerang-mencetak-lovebird-lutino-dari-kandang-koloni-dan-battery-soliter/

BUDIDAYA KROTO

kroto, pakan burung, jual burung, burung, lovebird
Kroto, yaitu telur semut rangrang atau Oecophylla Smaragdina. Kroto banyak digunakan untuk pakan burung selain itu kroto juga dapat digunakan untuk pakan ikan. Permintaan kroto cukup tinggi, biasanya peminat pembeli kroto dari para pecinta burung kicau. Akan tetapi, keberadaan kroto di alam terbatas. Bahkan, pasokan kroto di alam semakin berkurang karena semakin berkurangnya hutan. Kroto juga berkurang saat musim hujan. Padahal permintaan kroto kian naik.

Oleh karena itu, pembudidayaan semut rangrang mulai dilakukan. Salah satu pembudidaya adalah Ajiponto di Yogyakarta. Ia terjun di budidaya semut rangrang sejak tahun lalu, lantaran melihat peluang bisnis yang cerah.

Menurutnya, tiap bulan, permintaan kroto atau telur yang dihasilkan semut rangrang terus meningkat. Maklum, permintaan tak hanya datang dari pecinta burung kicau, melainkan juga dari pemancing ikan. Mereka memanfaatkan kroto sebagai umpan yang ditebar di kolam pemancingan demi memanggil para ikan.“Kalau Senin hingga Jumat biasanya yang beli kroto adalah para pecinta burung kicau. Akan tapi, hari Sabtu dan Minggu, pembeli kroto didominasi para pemancing ikan,” papar pria 36 tahun ini.
Ajiponto menjual bibit semut rangrang, kroto, serta memberikan pelatihan cara budidaya. Satu toples berisi sebuah sarang semut rangrang dibanderol Rp 100.000. Sebuah sarang biasanya berisi ribuan semut rangrang. Sedangkan, satu kilogram (kg) kroto dihargai Rp 150.000.Dalam sebulan, ia bisa menjual sekitar 40 kg kroto dan 200 sarang. Artinya, tiap bulan Ajiponto bisa mengantongi omzet Rp 26 juta.

Pebudidaya lain, yaitu Joko Septyawan yang berdomisili di Bantul, Yogyakarta. Ia sudah berkecimpung dalam budidaya semut rangrang sejak dua tahun silam. Tadinya, sama seperti Ajiponto, ia juga menjual kroto serta bibit semut rangrang (sarang). “Tapi, sekarang saya lebih fokus pada penjualan bibit, karena permintaannya terus meningkat,” tutur Joko. Satu toples bibit semut ukuran 2 liter dibanderol dengan harga Rp 175.000. Sementara, untuk toples ukuran 5 liter dilego Rp 350.000. Tiap bulan, setidaknya ia bisa meraih omzet Rp 3,5 juta. Dari segi bisnis, baik Joko maupun Ajiponto mengatakan, budidaya semut rangrang penghasil kroto ini terbilang menggiurkan. Modal atau ongkos produksi cukup murah. Ajiponto mengaku bisa mendapat keuntungan bersih mencapai 80% dari omzet bulanan. Bahkan, Joko mengklaim bisa mendapatkan keuntungan bersih hingga 90% dari omzet tiap bulan. “Ongkos budidaya sangat kecil, karena perawatannya juga sederhana,” imbuhnya.

Modal Ringan

Budidaya semut rangrang penghasil kroto tergolong mudah dan tidak butuh biaya besar. Ajiponto, pebudidaya semut rangrang asal Yogyakarta bilang, budidaya semut rangrang cukup dijauhkan dari hewan pengganggu dan diberi makanan yang cukup. Menurut Ajiponto, kandang tempat budidaya semut rangrang bisa memanfaatkan toples minimal ukuran 1 liter. Toples tersebut bisa menampung satu koloni semut rangrang yang jumlahnya mencapai ribuan ekor. Koloni semut rangrang bisa didapat dari alam. Namun, sekarang banyak juga dijual berikut toplesnya. Hanya, Ajiponto mengingatkan, tidak semua bahan toples cocok buat budidaya semut rangrang. Ia menyarankan, lebih baik jika toples terbuat dari bahan mika. Dari pengalamannya selama ini, semut rangrang lebih cepat membangun sarang bila ditaruh di toples berbahan mika. “Kalau berbahan mika sarangnya bisa jadi dalam 2 x 24 jam. Kalau bahan lain bisa tiga sampai empat hari,” ujarnya. Kondisi toples sendiri harus bersih dari tanah. Nantinya, semut rangrang akan mengeluarkan semacam benang sutra dari mulutnya sebagai bahan membuat sarang. Di salah satu bagian samping toples harus dilubangi seukuran jari kelingking. Lubang itu berfungsi sebagai tempat keluar masuk semut saat mencari makan dan minum. Supaya semut tidak pergi jauh, toples bisa ditaruh dalam keadaan terbalik di sebuah meja. Di kaki-kaki meja itu tempatkan mangkuk berisi air, sehingga semut tidak keluar dari area meja. Agar  hasilnya maksimal, meja toples harus dijauhkan dari sinar matahari dan gangguan hewan, seperti cicak, tokek, katak maupun tikus.

Untuk pakan dan minumnya, cukup sediakan ulat hongkong dan air gula di meja tersebut. Nantinya, semut akan keluar sendiri dari toples lewat lubang yang sudah disediakan. “Misal satu meja ada 30 koloni (30 toples), pemberian makannya cuma butuh kira-kira satu ons ulat hongkong untuk sebulan,” timpal Joko Septyawan, pembudidaya semut rangrang lainnya. Ulat Hong Kong ini banyak dijual di pasar seharga Rp 5.000 per ons. Untuk minumnya bisa diberikan air gula dengan komposisi setiap satu sendok teh gula pasir dicampur 200 mililiter (ml) air matang. “Air sebanyak itu cukup untuk waktu tiga sampai empat hari,” ujarnya. Biasanya dalam waktu sebulan, semut sudah menghasilkan kroto. Untuk toples berukuran 1,5 liter bisa menghasilkan setengah sampai 1 ons kroto saban bulannya.
untuk memanen kroto hanya dengan mengangkat toples. “Lalu  pisahkan kroto dari sarang,” ujarnya.

Hitungan Untung Rugi

Modal Awal.

Beli bibit semut rangrang siap budidaya 1 Toples Rp 150.000
Biaya pakan minimal 1,5 bulan Rp  2.000
Total modal    Rp 152.000
Setelah 2,5 bulan pertama  
1 Toples mendapatkan kroto 2-3 ons. 0.2 X 120.000  Rp 24.000
Panen selanjutnya minim 2 minggu kemudian 0,2 X 120.000  Rp 24.000
Omzet Bulan pertama   Rp 48.000
Selanjutnya setiap 2 minggu memanen 2 ons X 120.000  Rp 24.000

Kroto yang Kaya Protein

Semua  pencinta burung ocehan atau burung berkicau, atau penggemar memancing pasti mengenal Kroto. Namun tidak banyak yang tahu bahwa kroto berasal dari semut rangrang. Kroto adalah nama yang diberikan orang Jawa untuk campuran larva dan pupa semut penganyam Asia (terutama Oecophylla smaragdina). Campuran ini terkenal di kalangan pencinta burung dan nelayan di Indonesia, karena larva semut populer sebagai umpan ikan, dan juga sebagai makanan tambahan untuk meningkatkan ketrampilan burung-burung pedendang. Para penggemar burung memberi kroto yang kaya protein dan vitamin untuk burung peliharaannya, agar burung peliharaannya dapat berkicau  dengan merdu sehingga kepuasan mereka mendengarkan kicauan burung yang merdu, atau waktu mereka menyiapkan burung-burungnya untuk mengikuti lomba burung pedendang. Biasanya, jenis pohon yang disukai semut rangrang antara lain rambutan, mangga, dan jambu. Semut ini juga senang membuat sarang di pohon jati, sukun, dan mengkudu. Ukuran sarang cenderung mengikuti ukuran daun. Untuk mencari kroto diperlukan piranti khusus, yang bisa dibuat sendiri. Piranti ini terdiri atas bambu sebagai penyangga dan alat penjaring. Ukuran penyangga cukup berpengaruh terhadap hasil. Makin tinggi ukurannya, makin besar pula hasil yang diperoleh. Alat penjaring terbuat dari kain kasa yang dibentuk seperti kerucut. Alat penjaring digantungkan pada penyangga, dengan menggunakan tali rafia, pada ketiga bagian sisinya. Alat penjaring juga dapat diganti dengan besek, yang bagian tengahnya dibuat runcing. Kroto diambil dengan menggunakan bambu yang ujungnya dipasangi besek tersebut.

Ujung yang runcing berfungsi untuk menusuk sarang semut, sehingga telur-telurnya jatuh di besek. Lubang tusukan yang kecil ini secara alamiah akan ditutup oleh telur-telur semut rangrang yang akan dihasilkan beberapa hari kemudian. Biasanya, pemanenan di tempat yang sama baru dapat diulangi satu bulan kemudian.

Manfaat Ekonomi

Selama ini pasokan pasar burung atau toko yang menjual pakan burung hanya menggantungkan dari pengumpul kroto yang berasal dari tangkapan alam. Akan tetapi alam tidak setiap saat menyediakan kroto apalagi saat musim penghujan. Kehidupan semut rangrang memang identik dengan kehidupan masyarakat perdesaan. Bagi sebagian orang, kroto dari semut rangrang merupakan sumber penghasilan baru dan dianggap sebagai salah satu cara bagi masyarakat miskin untuk memperoleh penghasilan tambahan. Sebuah penghasilan yang bisa diperoleh secara cuma-cuma dan tanpa mengganggu waktu dan kegiatan bertani mereka. Dengan cara yang praktis dan mudah saja mereka bisa mendapatkan kroto semut rangrang tersebut. Jika anda tertarik pada kegiatan pembudidayaan, tentunya banyak manfaat yang dapat dirasakan. Yang terlihat jelas tentunya manfaat ekonomi. Harga kroto berkisar antara Rp 30 ribu-Rp 50 ribu/kg, harga yang sangatlah menggiurkan tentunya. Saat ini, biasanya hanya para petani buah-buahan yang tertarik membudidayakannya, karena mereka juga mengambil manfaat semut rangrang untuk menjaga kebun buah-buahannya. Selain itu, dengan memanfaatkan semut rangrang secara maksimal, saat ini petani mulai melirik angkrang agar  dapat mengurangi penggunaan bahan kimia yang merupakan sumber polusi udara, tanah dan air. Kebun yang tidak menggunakan pestisida akan menjadi lebih alami, burung-burung dan lebah akan mendatangi kebun dan memberikan keuntungan tambahan, antara lain sebagai predator dan parasitoid yang dapat membantu melindungi kebun. Berdasarkan hasil studi yang dilakukan di Delta Mekong, Vietnam, petani yang memelihara semut rangrang hanya menghabiskan 25- 50% dari jumlah uang yang dikeluarkan untuk pembelian bahan kimia, bila dibandingkan dengan yang tidak memelihara semut, sehingga rata-rata hasil panennya tetap memberikan pendapatan bersih yang lebih tinggi. Semut rangrang juga tidak hanya bermanfaat pada tanaman buah-buahan. Di Australia, kualitas dan hasil panen mete lebih tinggi pada tanaman yang dihuni semut rangrang dan tanpa menggunakan bahan kimia bila dibandingkan dengan kebun yang menggunakan bahan kimia untuk mengendalikan hamanya.

Selain itu, bubidaya semut rangrang di perkebunan, juga dapat mengasilkan buah organik. Saat ini pandangan orang terhadap buah organik telah berubah, sehingga buah organik memperoleh harga pasar yang lebih tinggi. Meskipun anda belum memiliki cukup sarana dan tempat, anda dapat mulai meningkatkan ketrampilan dalam menumbuhkan buahbuahan organik yang bermutu tinggi. Di masa mendatang akan ada mekanisme pelabelan (ekolabel) dan struktur pemasaran yang diakui untuk buah organik.

SUMBER: http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=9f953d1c7160411d31f8d6db6b92b891&jenis=e4da3b7fbbce2345d7772b0674a318d5

 

Unsur Penting Dalam Pakan Burung

burung, pakan burung, punglor, jual burung,

 Unsur-unsur penting dalam pakan burung

1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan unsur di dalam pakan yang berfungsi sebagai sumber energi, pembakar lemak, memperkecil oksidasi protein menjadi energi, dan memelihara fungsi normal alat-alat pencernaan. Kadar karbohidrat dalam tubuh burung adalah 2%, sementara pakan burung yang baik adalah yang mengandung 70% karbohidrat, yaitu terdapat pada pepaya, kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, dan pisang.

2. Protein

Protein adalah zat pembangun tubuh dapat menggantikan jaringan tubuh yang telah rusak; sebagai bahan baku pembentukan enzim, hormon, dan zat-zat antibodi selain itu mengatur peredaran cairan tubuh dan zat yang larut di dalamnya ke dalam dan ke luar sel.

Kekurangan protein menyebabkan burung menjadi kurus, bulu rusak, kerdil, kanibalisme, murung, enggan berkicau, serta sering kali berperilaku mencabuti bulunya sendiri. Burung berkicau membutuhkan 35% protein dari berat badannya. Protein dapat diperoleh dari ikan, susu, cacing, kacang tanah, kacang panjang, kacang hijau, kacang kedelai.

3. Lemak

Lemak merupakan sumber energi, saluran air metabolik, insulator (pengatur suhu tubuh), sebagai bantalan atau pelindung bagian tubuh, serta sebagai pembawa vitamin A, D, E, dan K. Apabila burung terlalu banyak mengonsumsi lemak maka burung ini akan mencret atau gemuk. Padahal burung yang gemuk cenderung malas berkicau dan berbiak.

4. Vitamin dan asam amino

Vitamin berfungsi untuk membantu pembentukan dan pemeliharaan sel-sel jaringan epitel, memperlancar metabolisme, membentuk jaringan pengikat, membantu pembentukan tulang, dan membantu proses pembentukan darah.

Vitamin-vitamin utama dan asam amino yang dibutuhkan burung antara lain adalah A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3, Zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D Pantothenate.

5. Mineral

Mineral merupakan pembentuk in-organik yang ada di seluruh dunia. tubuh makhluk hidup dibentuk dari mineral. Dan mineral juga membantu proses kimia dan elektrik yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup. Proses -proses kimia dan elektrik hanya akan berfungsi dengan benar apabila keseimbangan mineral yang sesuai diberikan pada sistem. Misalnya zat besi untuk darah, belerang untuk otot, kalsium untuk tulang, dan banyak lainnya yang secara umum memberikan kelancaran fungsional tubuh makhluk hidup.

Mineral dibutuhkan untuk pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan. Meskipun vitamin begitu penting, vitamin tidak dapat melakukan apa-apa untuk makhluk hidup tanpa mineral. Celakanya tubuh makhluk hidup dapat menghasilkan beberapa vitamin, tapi tidak dapat menghasilkan satu pun mineral.

Mineral yang diperlukan burung antara lain adalah Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, Iodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin dan Kalium.

Jika burung kecukupan mineral, maka burung akan memiliki bulu kuat, mulus, berkilau sehabis ngurak atau mabung, tidak terkena rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal), bebas paralysa (lumpuh),  bebas perosis (tumit bengkak), anak burung menetas sehat, burung tidak mengalami urat keting (tendo), tidak terlepas sendinya, tidak tercerai (luxatio),  paruh tidak meleset, tidak kekurangan darah sehingga pucat dan lemah, burung di penangkaran bisa segera bertelur, telur berisi, produktivitas tinggi, daya tetas tinggi serta kematian embrio rendah.

Tips Memilih Burung Dara

Tips Memilih Burung Dara:

burung dara, burung, jual burung, pakan burung

a. Bentuk Kepala

Pilih burung yang memiliki kepala besar dan batok kepala depan lebih tinggi daripada batok kepala belakang “nonong”, tapi pilih yang memiliki derajat kemiringan antara pangkal hidung dengan atas batok kepala sebesar 45-60, jangan yang memiliki derajat kemiringan 90, karena biasanya bentuk kepala seperti ini dimiliki oleh burung yang hanya bagus turun atas kepala “tengah”

b.Bentuk dada

Pilih bentuk dada yang berbentuk huruf V (jika dilihat dari sisi depan), jangan yang berbentuk O, apalagi elip mendatar/gepeng. burung dengan bentuk dada berhuruf V biasanya akan turun kencang dari arah manapun. berbeda dengan yang berbentuk huruf O , karena kalau turun agak condong biasanya kecepatan turun burung berbentuk dada sepertii ini akan berkurang.

sumber:http://bongez.wordpress.com/2010/05/29/cara-memilih-burung-dara-tinggi/

burung kakak tua

kakak tua, burung, jual burung, pakan burung

arti dari kakaktua yakni dalam bahasa melayu memiliki 2 sebutan pincher dan old father.

Pincher diartikan sebagai kakatua yang mempunyai paruh yang kuat,dan dapat menghancurkan berkeping 2 mainan kayu dalam waktu yang singkat!

Burung ini berkelakuan sangat berbeda dibanding burung parrot lainnya.burung ini lebih banyak mempunyai warna bulu burung yang sewarna, seperti putih atau hitam dan burung ini memiliki kepala yang tegak lurus ,kemampuan bergerak yang mengikuti sesuatu. Paruhnya sangat besar dan kuat dan mereka dengan mudahnya menghancurkan objek.

sumber:http://indonesiakutercinta.wordpress.com/2012/01/30/mengenal-burung-kakak-tua/

KACER

Burung kacer , kacer , pakang burung, kacer, dunia burung, karakter

 

Burung Kacer

cara merawat burung kacer

Pemilihan Bibit  (Bahan), Perawatan Harian, Perawatan Pra Lomba, Perawatan Pasca Lomba dan Perawatan Mabung untuk Burung Kacer (Magpie Robin)

Burung Kacer adalah salah satu burung petarung yang mempunyai gaya paling eksotis,  selain suaranya yang sangat menakjubkan. Merawat burung Kacer sangat gampang dan menyenangkan.

KARAKTER DASAR BURUNG KACER

  • gampang beradaptasi dengan lingkungan baru,selain itu burung Kacer sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.

  • Petarung yang gampang naik darah. jika mendengar suara burung lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar.

  • Birahi yang cenderung mudah naik. Burung ini sangat mudah naik birahinya, banyak faktor penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang over, penjemuran yang terlalu lama atau terlalu sering atau melihat burung Kacer betina, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.

  • Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.

  • Kuda Laut-Mbagong-Mbedesi. Setiap burung Kacer memiliki karakter ini, karena ini merupakan karakter dasar dari burung Kacer. Ada beberapa faktor yang membuat burung Kacer mbedesi atau mbagong, yaitu: terlalu birahi, tidak kondisi (mau mabung atau sedang mabung), jatuh mental dan kurang birahi.

lovebird

lovebird, burung , jual burung, burung lombaan, pakan burung

 Ada beberapa hal Umum dan penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung love bird kaca mata , yaitu :
  • Bentuk paruh,  pilihlah  bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar, panjang dan  kokoh.
  • kepalanya besar. hal Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang sangat baik.
  • Postur badan, pilihlah badan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek. Sebaiknya juga pilihlah bahan yang berdada lebar.
  • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat,hal  ini menandakan burung tersebut  sehat. Pilihlah Kaki yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
  • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
  • Leher panjang padat berisi, menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.
  • Bola mata besar dan bersih bersinar, menandakan burung ini memiliki prospek yang baik apabila dijadikan burung lomba, karena sangat gacor.

sumber:http://zataninside312.blogspot.com/2012/05/love-bird-kaca-mata.html