PENGARUH KANDANG PADA HASIL TERNAKAN

Tren burung lovebird hingga saat ini masih tertuju pada lutino mata merah, albino, blorok dan jenis lovebird pastel lainnya. Saat ini hampir sebagian pecinta burung lebih tertarik dan berminat dengan jenis burung lovebird yang mempunyai warna eksotik ini. Karena itu saat ini banyak pecinta burung lovebird yang ikut di dunia breeding dan mengikuti tren budidaya burung lovebird yang memiliki warna eksotik.  Misalnya saja adalah Tjung Efendi (Tangerang). Tjung Efendi saat ini mulai ikut terjun dalam bisnis penangkaran lovebird akan tetapi dia juga masih sering mengikuti lomba-lomba yang diselenggarakan.

Dalam menjalakan bisnisnya Tjung tidak sembrono dan main-main, dia menggelutinya dengan serius dan sungguh-sungguh. Hasilnya saat ini sudah ada 100 lebih pasangan induk lovebird di penangkarannya. Seratus pasang burung tersebut dia letakkan di kandang yang berbeda-beda sesuai dengan warna dan corak bulu burung tersebut. Hal ini dapat disimpulkan bahwa burung-burung tersebut ada yang termasuk burung jenis untuk lombaan dan ada pula yang termasuk jenis burung hias.

Penangkaran burung lovebird ini,  Tjung memakai dua jenis kandang, yaitu kandang koloni (menampung beberapa ekor burung) dan kandang battery-soliter (hanya menampung 1 pasangan induk).

Di dalam dua rumah terdapat beberapa ukuran  kandang koloni yang berdeba-beda. Setiap kandang diisi dengan aneka macam burung yang berbeda corak dan warnanya. Kandang-kandang  ini juga dipakai untuk menghasilkan lovebird dengan warna dan coraknya. warna tersebut mulai dari lutino, blorok, albino, hingga pastel kuning, violet, dan warna standar lainnya.

Sedangkan kandang battery-soliter dipakai untuk menghasilkan warna-warna eksotik, contohnya lutino dan silangan antara blorok (pied) dan lutino. Pemakaian kandang battery-soliter agak rumit dan sulit untuk penangkar pemula, terutama dalam proses penjodohan. Akan tetapi penjodohan dalam kandang ini harus tetap dilakuakn karena jika dilakukan penjodohan dikandang koloni karena kita tidak bisa memaksa lovebird blorok memilih lovebird yang lutino.

 Kandang battery lovebird, burung, lovebird, pakan burung, jual burung

Kandang battery-soliter untuk mencetak lutino dan silangan lutino-blorok.

Supaya burung mendapat sinar matahari yang cukup, selain itu untuk menjaga kesehatan burung secara keseluruhan, maka bagian-bagian tertentu seperti atap ditutup fiber tembus pandang. Sirkulasi udara dibuat sedemikian rupa sehingga burung merasa nyaman dan tidak kepanasan.

Penangkaran dengan menggunakanmodel kandang koloni lebih mudah digunakan hal ini karena Burung bisa mencari dan menemukan pasangan masing-masing sesuai dengan yang diinginkan burung lovebird tersebut. Jika burung sudah benar-benar berjodoh, pasangan indukan dipindahkan ke kandang battery-soliter,” ujar  Tjung.

Biasanya, dia memanen anakan pada umur 2 minggu atau lebih, karena anakan burung tersebut sudah melalui btas kritis. Anakan yang telah dipanen ditempatkan dalam boks khusus sampai anakan burung tersebut mulai bisa makan sendiri, atau sekitar umur 1,5 bulan.

Sumber: http://omkicau.com/2013/05/30/tjung-efendi-tangerang-mencetak-lovebird-lutino-dari-kandang-koloni-dan-battery-soliter/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s